Cara Merawat Printer Infus Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Ada banyak jenis printer salah satunya adalah printer infuse. Printer infuse adalah printer yang dimodifikasi sendiri artinya bagian cartridernya terus dialiri tinta yang disimpan di tabung yang dihubungakan dengan selang. Cara merawat printer infuse berbeda dengan cara perawatan jenis printer lainnya, namun sebelum membahas cara perawatannya kita akan membahas kelebihan dan kekurangan printer jenis infus.

  • Kelebihan Printer Infus
  1. Mengisi ulang tinta lebuih mudah karena tabung tinta disimpan diluar printer sehingga tidak perlu dibuka pasang / tidak perlu disuntik
  2. Sekali isi tabung mampu mencetak ratusan hingga ribuan kertas.
  3. Lebih hemat tinta. Jadi ketika melakukan isi ulang berbeda dengan isi tinta pada cartrider yang beresiko lebih mudah tumpah.
  • Kelemahan Printer Infus
  1. Jika digunakan terlalu sering bisa mengakibatkan tinta menguap pada selang infuse.
  2. Jika jarang digunakan, cartrider infuse beresiko mengalami kerusakan.
  3. Jika jarang digunakan tinta bisa menjadi kering dan mengendap.
  4. Jika tidak dirawat rentan mengalami masalah.
  • Cara Merawat Printer Infus

Setiap benda elektronik dan benda-benda lainnya pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan mengetahui kekurangan suatu benda kita bisa meminimalisir kerusakan. Begitupun dengan printer, setelah kita mengetahui kelemahannya bisa lebih tahu bagaimana harus memperlakukannya.

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin kelemahan printer bahwa printer akan mudah bermasalah jika tidak dirawat. Cara perawatan printer infuse berbeda dengan perawatan infuse model lain. Berikut adalah cara merawat printer sistem infuse agar lebih tahan lama:

Baca Juga : TIPS MEMBELI PRINTER YANG BAGUS DAN AWET

  1. Melakukan isi ulang tinta printer infuse sebaiknya  jangan menunggu tinta benar-benar habis karena bisa mempengaruhi kinerja cartrider. Jika botol sudah berisi ¼ maka segera lakukan isi ulang
  2. Jika hasil cetak kurang maksimal, Anda harus melakukan head cleaning.
  3. Jika printer akan dipindahkan semua botol harus ditutup agar tinta tidak tumpah
  4. Pada saat mencetak bagian tutup botol harus dibuka.
  5. Letak botol tinta harus sama atau sejajar dengan printer.
  6. Jangan bawa printer dengan posisi miring atau terbalik karena bisa menyebabkan tinta tumpah. Bawa printer dengan posisi yang benar (seperti posisi printer sedang disimpan).
  7. Jika sudah ½ atau ¼ buang tinta pembuangan.
  8. Usahakan gunakan tinta setiap hari dengan jumlah cetak yang tidak terlalu banyak. Jika tidak digunakan Anda bisa melakukan head cleaning agar printer tetap bisa bekerja.
  9. Jika ada udara di selang lakukan head cleaning. Biarkan tinta mengaliri udara di dalam selang sampai habis. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi penguapan tinta di botol.

Walaupun merawat printer infuse lebih rumit dibandingkan dengan printer lain namun dengan mengetahui bagaimana cara merawatnya dapat lebih mudah diaplikasikan. Demikian pembahasan mengenai kelebihan, kelemahan dan cara merawat tinta printer, semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba!

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *