Cara Paling Efektif Merawat Printer

Dari berbagai jenis printer yang beredar di Indonesia, printer inkjet (yang biasa diinfus) merupakan printer yang paling populer di kalangan pelajar, pebisnis, dan warung Internet. Selain karena harganya yang lebih ekonomis, printer ini dapat mencetak dokumen lebih banyak dari jenis-jenis lain yang lebih mahal. Sementara itu, dari sisi merek, Canon dan Epson merupakan merek yang paling digandrungi pengguna. Selain harganya yang terjangkau, perawatannya terbilang cukup mudah. Sayangnya, kebanyakan pengguna hanya dapat menggunakan printer tersebut namun tidak tahu bagaimana cara merawat printer.

Merawat printer itu sangat penting agar printer yang Anda miliki dapat dipergunakan dalam jangka waktu lama dan tidak mudah rusak. Anda yang baru saja membeli printer baru dan mahal tentu tidak ingin printer tersebut cepat rusak, bukan? Bila demikian, mari simak cara-cara merawatnya di bawah ini.

Clean head. Untuk merawat printer, semua pabrikan printer melengkapi produknya dengan aplikasi clean head. Anda setidaknya harus menggunakan aplikasi ini seminggu sekali. Aplikasi ini berfungsi untuk membersihkan bagian head printer dan menjaga agar tinta tetap keluar dengan baik dan lancar.

Teliti kertas. Sebelum mencetak, saat menaruh kertas di printer, pastikan semua kertas dalam keadaan rapi dan rata, serta tidak ada yang sobek atau terlipat. Bila tidak, proses pencetakan bisa terganggu dan macet. Hal ini dapat merusak komponen printer seperti cartridge atau kabel data yang ada di dalam printer.

Jangan menyentuh chip kecil kuning keemasan pada cartridge. Chip ini berfungsi sebagai jalur penerima perintah komputer dan aliran listrik. Menyentuhnya bisa menyebabkan chip tidak berfungsi.

Jauhkan dari makanan dan minuman. Anda sebaiknya tidak menaruh makanan dan minuman di dekat printer. Coba bayangkan apa jadinya bila Anda atau orang lain secara tidak sengaja menumpahkan minuman atau makanan tersebut dan mengenai printer Anda. Anda tidak mau ini terjadi, bukan?

Jauhkan printer dari lokasi yang berdebu. Bila memungkinkan, tutup dengan sarung printer. Debu dapat merusak hardware printer.

Gunakan printer minimal dua minggu sekali. Ini berguna agar tinta yang berada di dalam selang infus dan catridge tidak menjadi kering. Bila tinta di kedua tempat ini sampai kering, maka printer Anda akan tersumbat dan tinta tidak dapat keluar.

Jangan mematikan printer secara mendadak. Saat mematikan printer dengan tombol power, tunggulah agar posisi cartridge kembali ke tempat semula dan pastikan Anda mencabut kabel power dari stop kontak.

Gunakan tinta yang sesuai dengan tipe dan merek printer Anda. Anda dapat menemukan keterangannya di setiap kemasan tinta isi ulang.

Jangan menunggu tinta habis. Bila sudah mencapai 10%, segera isi kembali. Kekosongan tinta dapat menyebabkan udara masuk ke selang infus dan catridge sehingga menghambat pengeluaran tinta.

Perhatikan wastepad (botol penampung buangan tinta). Jika sudah penuh, sebaiknya Anda segera membersihkannya agar tinta buangan tersebut tidak masuk ke dalam printer.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *