Mengenal Apa Saja Bahan Pembuat Pensil

Untuk menuliskan sesuatu butuh alat tulis. Biasanya masyarakat lebih sering menggunakan pena atau bolpoin namun, alat tulis tersebut susah untuk dihapus. Selain menggunakan pena, untuk menulis juga bisa menggunakan pensil. Alat tulis tersebut kini sudah banyak yang berbentuk mekanik dengan bahan baku utama adalah plastik sehingga alat tulis tersebut memiliki bentuk seperti pena namun agar bisa digunakan menulis atau menggambar dibutuhkan isi pensilnya yang terbuat dari grafit murni.

Untuk membuat alat tulis tersebut, umumnya butuh 3 bahan utama ini. Pertama adalah kayu. Kayu dipergunakan untuk membuat pembungkus grafit serta tanah liat yang ada di bagian dalam. Awalnya, kayu justru tidak dipergunakan sebagai pembungkus alat tulis dengan grafit ini melainkan kertas yang dipergunakan sebagai pembungkus grafit. Akan tetapi, semakin lama cara tersebut dinilai kurang efisien sehingga orang jaman dahulu mencari sesuatu yang bisa digunakan dengan nyaman dan tidak membuat tangan hitam-hitam karena grafit dan akhirnya ditemukanlah kayu untuk pembungkus grafit tersebut.

Kedua adalah grafit. Grafit merupakan mineral dari atom karbon dan memiliki warna yang hitam mengkilapSifat mineral ini adalah sangat lembut sehingga mudah hancur. Grafit dipergunakan sebagai isi dari alat tulis tersebut sehingga bisa dikatakan grafit ini adalah bagian terpenting dari pensil. Akan tetapi, karena grafit tersebut mudah hancur bisa digunakan maka butuh campuran dari bahan yang lainnya agar isi alat tulis tersebut tidak mudah patah atau hancur.

Baca Juga:INI DIA JENIS PENSIL MODERN MASA KINI YANG WAJIB ANDA MILIKI

Ketiga adalah tanah liat. Tanah liat ini dipergunakan untuk campuran bahan grafit agar isi dari alat tulis tersebut tidak mudah hancur atau patah sebab bisa menjadikan grafit lebih keras dan tidak mudah patah. Sedangkan di jaman yang sudah semakin modern ini, bahan lain yang dipergunakan adalah biji plastik untuk membuat kerangka atau pelindung sehingga Anda tidak perlu bersusah payah untuk meraut alat tulis tersebut agar bisa digunakan karena Anda hanya tinggal mengisi sesuai dengan besar ujung alat tulis itu.

Pensil memiliki tingkat kekerasan dan ketebalan yang berbeda satu sama lainnya dan bisa dipergunakan sesuai dengan kebutuhan. Umumnya, jenis alat tulis yang dipergunakan adalah tipe 2B dengan tingkat kekerasan yang tidak terlalu lunak atau terlalu keras. Masing-masing alat tulis tersebut memiliki identitas yang tertera di bagian luar. Tulisan B mengkonfirmasi ketebalan, sehingga semakin besar angkanya misalnya 8B berarti kandungan grafit semakin banyak dan warna yang dihasilkan semakin tebal dan semakin empuk tekstur alat tulisnya. Jika ada huruf H maka menginformasikan mengenai kekerasan komposisi berarti kandungan tanah liatnya menjadi lebih banyak, misalnya 4H lebih keras dibandingkan dengan yang 2H. Sedangkan jika ada tulisan F berarti alat tulis tersebut memiliki komposisi tepat untuk diraut dan bisa mendapatkan keruncingan yang maksimal.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *