Proses Kerja dari Mesin Absensi Fingerprint

Di setiap kantor ataupun di suatu universitas yang membutuhkan bukti hadir, kini biasanya menggunakan mesin absensi karena dirasa lebih mudah dalam penggunaan dan menghindari absensi palsu. Salah satu jenis mesin untuk absensi yang banyak dipergunakan adalah absensi fingerprint. Mesin ini memerlukan sidik jari yang nantinya akan dicocokkan dengan data yang sudah diambil sebelumnya untuk memeriksa apakah benar orang tersebut memiliki sidik jari yang pas dan sudah melakukan absensi.

Terdapat beberapa keunggulan dari mesin fingerprint untuk absensi, diantaranya adalah:

  • Mempermudah HRD untuk mendata absensi karyawan apalagi di perusahaan yang memiliki ribuan karyawan.
  • Mencegah kecurangan praktik absensi.
  • Mempermudah pihak perusahaan mengetahui kinerja dan ketepatan waktu karyawan.
  • Mengetahui tingkat kedisiplinan karyawan.
  • Untuk membantu pertimbangan pemberian gaji atau mempermudah kalkulasi upah.
  • Membantu untuk mengontrol akses pintu.

Mesin absensi fingerprint ini mempunyai 2 proses utama yaitu mengambil gambar dari sidik jari Anda serta memutuskan apakah pola alur dari sidik jari gambar yang diambil sama dengan pola alur dari sidik jari yang sudah ada di database. Untuk mengambil pola sidik jari yang akan disimpan di database, umumnya menggunakan optical scanning. Pada scanner optical terdapat sistem sensor yang disebut dengan charge coupled device atau CCD yang akan melakukan pen-scan-an. Nantinya, jemari Anda, misalnya jempol di bagian lempengan kaca dan kamera CCD untuk mengambil gambarnya. Sistem CCD tersebut akan menghasilkan gambar yang terbalik dengan area gelap untuk punggung alur sidik jari dan terang untuk bagian lembah sidik jari.

Sebelum proses membandingkan gambar yang baru diambil dengan data yang sudah disimpan, processor scanner tersebut akan memastikan jika CCD tersebut telah mengambil gambar dengan jelas dengan cara pengecekan kegelapan dari pixel rata-rata. Jika gambar terlalu gelap atau terlalu terang maka mesin tersebut akan menolak dan Anda harus melakukan scanning kembali beberapa saat setelahnya.

 Baca juga hal-hal yang terkait dengan perlengkapan kantor yang mesti ada. Lihat selengkapnya di provokantor.com

Jika dari proses scanning tersebut gambar yang didapatkan jelas, processor akan memperhatikan pola dari sidik jari yang didapatkan baik secara melintang ataupun vertikal. Nantinya jika gambar yang didapat tersebut sudah memenuhi syarat maka gambar yang diperoleh tersebut akan dibandingkan dengan gambar sidik jari yang ada di database dari mesin absensi tersebut. Dari proses tersebut, Anda bisa mengetahui cara kerja mesin untuk absensi yang menggunakan sidik jari. Untuk memilih mesin yang tepat yang akan diletakkan di kantor Anda, ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan, yaitu:

  • Fungsi dan fiturnya. Ada jenis mesin yang hanya digunakan untuk absensi dan ada juga yang dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan untuk membuka pintu atau akses ke ruangan tertentu.
  • Komponen yang dipergunakan oleh mesin tersebut.
  • Harga dari mesin untuk absensi fingerprint.
  • Penggunaannya mudah atau tidak.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *