Sejarah dan Jenis Penghapus yang Harus Anda Tahu

Saat menulis atau menggambar sesuatu dengan menggunakan pena atau dengan pensil tidak jarang mengalami kesalahan misalnya salah penulisan atau mencoret atau mengarsir sehingga butuh untuk dikoreksi. Terdapat alat tulis yang berfungsi untuk melakukan koreksi yang terbuat dari kart yang disebut dengan penghapus. Alat tulis yang bisa disebut dengan setip ini tidak hanya digunakan untuk menghapus di buku namun juga di papan tulis.

Menurut sejarah, di tahun 1770, seorang pakar sains bernama Josep Priestley mengemukakan pendapat jika sudah menemukan bahan untuk menghilangkan arang pensil di kertas. Kemudian di Eropa terutama di Inggris dan di benua Australia untuk menghapus tulisan tersebut menggunakan kubus kecil dari karet. Di tahun yang sama yaitu 1770, seorang insinyur Inggris bernama Edward Naime disebut sebagai pencipta setip karet pertama. Saat itu serbuk roti juga digunakan untuk menghapus namun Naime berkata ia salah mengambil karet untuk menghapus dan akhirnya ia mulai menjual setip tersebut.

Di tahun 1839, Charles Goodyear menemukan proses vulkanisasi yang bisa digunakan untuk membuat agar karet bisa lebih tahan lama karena saat itu karet adalah bahan mentah yang susah disimpan dan mudah rusak. Tahun 1859, Hyman Lipman yang berasal dari Philadelphia, Pennsylvania, AS menerima paten dari temuan pelekatan penghapus di ujung pensil. Namun kemudian paten tersebut dibatalkan sebab hal tersebut hanya berupa penggabungan 2 alat dan bukan merupakan produk yang sepenuhnya baru.

Di era modern, terdapat beberapa jenis setiap atau alat untuk menghapus atau melakukan koreksi. Pertama adalah rubber eraser yang terbuat dari karet dan jenis alat ini paling banyak dipergunakan di pasaran. Cara menggunakannya adalah dengan menggosokkan setip tersebut ke bagian yang ingin dihapus. Umumnya, jika dipergunakan normal misalnya tidak terlalu keras menggosoknya, tidak akan merusak kertas, namun jika terlalu keras bisa membuat kertas menjadi berlubang.

Jenis penghapus yang lainnya yang ada di pasaran diantaranya adalah:

  • Art gum rubber. Alat ini menggunakan bahan karet namun memiliki tekstur yang lebih lembut sehingga tidak merusak kertas namun mudah untuk hancur saat digunakan.
  • Kenaded rubber. Bagi orang yang bekerja di bidang seni misalnya seni rupa, alat tulis ini bukan hal yang baru karena terbuat dari adonan yang mirip lem yang lembut dan kalis. Cara kerjanya adalah dengan menarik parkiel grafit sehingga goresan kertas bisa terangkat dan menempel di adonan sehingga bisa lebih bersih. Namun, hindari menyimpan di tempat panas karena bisa meleleh.
  • Setip dari vinyl yang memiliki tekstur paling keras dan padat sehingga digunakan untuk menghapus coretan pena.
  • Setip elektrik yang bekerja otomatis dengan ujung untuk menghapus bagian terkecil dari coretan namun butuh daya untuk pengoperasiannya.
  • Setip pensil dari serat sintetis, berbentuk seperti pensil dan bisa diruncingkan.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *